’bout my journey

January 8, 2008

embun pagi

Filed under: ketawa ketiwi

Am Em
setiap perkataan yang menjatuhkan
F C E
tak lagi ku dengar dengan sungguh
Am Em
juga tutur kata yang mencela
F Dm E
tak lagi ku cerna dalam jiwa

Am Em
aku bukanlah seorang yang mengerti
F C E
tentang kelihaian membaca hati
Am Em
ku hanya pemimpi kecil yang berangan
F Dm E
tuk merubah nasibnya…

C G Dm
oh.. bukankah ku pernah melihat bintang
Am G
senyum menghiasi sang malam
C G Dm
yang berkilau bagai permata
Am G Am C
menghibur yang lelah jiwanya
F E
yang sedih hatinya
Am C
yang lelah jiwanya
F E
yang sedih hatinya

Am

Am Em
ku gerakkan langkah kaki
F C E
di mana cinta akan bertumbuh
Am Em
ku layangkan jauh mata memadang
F Dm E
tuk melanjutkan mimpi yang terputus
Am Em
masih ku coba mengejar rinduku
F C E
meski peluh membasahi tangan
Am Em
lelah penat tak menghalangiku
F Dm E
menemukan bahagia

C G Dm
oh.. bukankah ku pernah melihat bintang
Am G
senyum menghiasi sang malam
C G Dm
yang berkilau bagai permata
Am G F
menghibur yang lelah jiwanya
E
yang sedih hatinya
F
yang lelah jiwanya
E
yang sedih hatinya

[int] F E F
E
yang lelah jiwanya

C G Dm
oh.. bukankah ku bisa melihat bintang
Am G
senyum menghiasi sang malam
C G Dm
yang berkilau bagai permata
Am G C
menghibur yang lelah jiwanya

G Dm
bukankah hidup ada perhentian
Am G C
tak harus kencang terus berlari
G Dm
ku helakan nafas panjang
Am G Am C
tuk siap berlari kembali…
F E
berlari kembali..
Am C
melangkahkan kaki
F E
menuju cahaya

Am C F
bagai bintang yang bersinar
E
menghibur yang lelah jiwanya
Am C F
bagai bintang yang berpijar
E Am
menghibur yang sedih hatinya

duduk diterpa hangatnya sinar matahari pagi dan resapan embun di kaki mt. penanggungan sambil ditemani dengan petikan gitar… bersama kita bernyanyi, bersama kita tertawa…

oh…

aq ingin kembali merasakan kedahsyatan power of putih abu-abu… 

Sang Penghibur Hati

Filed under: ketawa ketiwi

Am Em
setiap perkataan yang menjatuhkan
F C E
tak lagi ku dengar dengan sungguh
Am Em
juga tutur kata yang mencela
F Dm E
tak lagi ku cerna dalam jiwa

mantabs… biasanya eksmud menyebutnya dengan post-think
emoticon






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M